Hasil similarity tidak sebaiknya dibaca hanya sebagai angka aman atau tidak aman. Angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai petunjuk awal untuk melihat bagian naskah yang perlu diperiksa. Penulis perlu membaca laporan similarity secara cermat agar tidak keliru menilai kondisi naskah.
Baca Angka sebagai Peta Awal
Persentase similarity menunjukkan seberapa banyak teks yang memiliki kecocokan dengan sumber lain. Angka ini belum menjelaskan apakah kecocokan tersebut bermasalah atau masih wajar. Laporan similarity dapat digunakan sebagai peta awal untuk mengetahui bagian mana yang perlu dicek lebih lanjut.
Lihat Sumber yang Muncul
Sumber kecocokan perlu diperiksa setelah angka total similarity diketahui. Kemiripan yang tersebar dari banyak sumber kecil biasanya dapat berasal dari istilah umum, judul referensi, atau frasa akademik yang sering digunakan. Satu sumber dengan persentase besar perlu diperhatikan lebih serius karena bisa menunjukkan adanya paragraf yang terlalu mirip.
Pisahkan Bagian Teknis dan Isi Utama
Bagian teknis tidak selalu perlu direvisi. Daftar pustaka, nama lembaga, judul artikel, nama metode, dan istilah teknis sering terbaca sebagai kemiripan. Bagian isi utama perlu diperiksa lebih teliti, terutama pendahuluan, kajian teori, metode, hasil, dan pembahasan. Paragraf panjang yang mirip dengan sumber tertentu perlu ditinjau kembali cara penulisannya.
Tentukan Tindakan Revisi
Setiap bagian yang terdeteksi perlu diberi tindakan yang sesuai. Kutipan langsung perlu dilengkapi tanda kutip dan sitasi yang benar. Gagasan dari sumber lain tetap perlu diberi rujukan. Susunan kalimat yang terlalu dekat dengan sumber asli perlu diparafrase ulang menggunakan bahasa sendiri. Revisi yang baik tidak cukup dengan mengganti beberapa kata. Penulis perlu memahami isi sumber, menyusun ulang gagasan, lalu menambahkan penjelasan atau analisis sesuai arah tulisan.
Gunakan untuk Mengecek Kesiapan Naskah
Laporan similarity dapat digunakan untuk menilai kesiapan naskah sebelum submit. Pemeriksaan ini membantu penulis melihat apakah kutipan sudah tepat, parafrase sudah cukup mandiri, dan sumber sudah dicantumkan dengan benar. Fokus utama membaca similarity bukan sekadar menurunkan persentase. Tujuan yang lebih penting adalah memastikan naskah lebih rapi, etis, dan siap dinilai.
